HAMA DAN
PENYAKIT
PADA
BUDIDAYA BAWAL BINTANG
A. LATAR BELAKANG
Kendala utama pada usaha
pembesaran ikan Bawal Bintang adalah terjadinya serangan hama, penyakit ikan
dan infestasi parasit. Penyakit didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat menyebabkan
ketidak normalan struktur dan fungsi atau terjadinya perubahan anatomi kimia
ataupun fisiologis yang ditunjukkan oleh organisme melalui tanda-tanda yang
spesifik maupun tidak spesifik. Penyakit terjadi akibat adanya interaksi antara
inang, patogen dan lingkungan yang tidak seimbang. Kondisi lingkungan yang
tidak optimum dapat menimbulkan stress dan menyebabkan penurunan daya tahan
tubuh ikan terhadap penyakit. Untuk itu perlu dilakukan monitoring secara rutin
untuk mengetahui kondisi kesehatan ikan, sehingga dapat dilakukan upaya
pengendalian sedini mungkin apabila terjadi serangan penyakit. Sedangkan
serangan hama pada kegiatan budidaya ikan biasanya tidak separah serangan
penyakit ikan.
Hama biasanya berukuran lebih
besar dibandingkan ikan yang dibudidayakan dan secara langsung maupun tidak
langsung dapat mengganggu, membunuh dan memangsa ikan. Hama yang biasa dijumpai
pada pembesaran ikan Bawal Bintang dikatagorikan dalam jenis kompetitor
(pesaing) dan predator (pemangsa).
Serangan hama dan penyakit pada
pembesaran ikan Bawal Bintang apabila tidak segera dilakukan penanganan akan
menyebabkan penurunan produksi sehingga akan merugikan para pembudidaya.




